Peran Akar Pohon dalam Menjaga Kualitas dan Kuantitas Air Tanah

Akar pohon yang membantu menjaga kualitas dan kuantitas air tanah di lingkungan.

Salah satu peran penting akar pohon adalah membantu infiltrasi air hujan ke dalam tanah. Ketika hujan turun di daerah yang dipenuhi vegetasi, akar pohon menciptakan pori-pori dan celah di dalam tanah yang memudahkan air meresap ke lapisan bawah tanah. Sebaliknya, di daerah yang gundul atau beraspal, air hujan cenderung mengalir di permukaan dan menyebabkan banjir serta mengurangi pengisian air tanah.

Beberapa jenis pohon memiliki sistem perakaran yang sangat dalam, bahkan mencapai lapisan air bawah tanah. Akar tersebut membantu menjaga kelembaban tanah dan mencegah penguapan air secara berlebihan. Hal ini sangat penting untuk menstabilkan muka air tanah, khususnya di wilayah yang mengalami kekeringan atau eksploitasi air berlebihan.

Apa Itu Land Subsidence dan Kaitannya dengan Air Tanah?

Ilustrasi penurunan muka tanah akibat pengambilan air tanah secara berlebihan.

Land subsidence adalah kondisi ketika permukaan tanah mengalami penurunan secara perlahan akibat perubahan struktur di bawahnya. Penyebabnya bisa beragam: aktivitas tektonik, beban bangunan yang berat, hingga eksploitasi sumber daya alam. Namun dalam konteks perkotaan dan kawasan industri, penyebab yang paling umum adalah pengambilan air tanah secara berlebihan.

Tanah pada dasarnya terdiri dari partikel padat dan ruang pori yang diisi air. Ketika air tanah dipompa terus-menerus dalam jumlah besar, tekanan air di dalam pori-pori itu berkurang. Akibatnya, struktur tanah kehilangan “penopang alaminya” dan mulai mengalami pemadatan. Pelan-pelan, permukaan tanah ikut turun.

Masalahnya, proses ini sering tidak terasa. Tidak ada alarm. Tidak ada peringatan dramatis. Tahu-tahu elevasi tanah sudah turun beberapa sentimeter atau bahkan lebih dalam beberapa tahun.

Dan ketika tanah sudah turun, hampir mustahil untuk mengembalikannya ke kondisi semula.